“Belajar untuk hidup atau hidup untuk belajar”
Di zaman yang serba ingin cepat, serba persaingan dan juga ingin selalu terbaik, membuat kita lebih fokus kepada sesuatu yang mendukung untuk bisa lebih cepat, dapat bersaing dan menjadi yang terbaik. Orang lebih fokus kepada nilai daripada proses.
Melupakan bahwa proses yang baik dan terus dijaga menjadi baik akan menghasilkan nilai yang baik. Tetapi jika berfokus pada nilai sehingga akan dikejar hasil akhir yang sering melupakan proses. Orang menjadi lebih berpusat pada hasil, mengajar hasil, ingin selalu mendapat yang terbaik.
Orang hidup itu bisa saja naik dan turun, seperti kata pepatah “hidup itu seperti roda” maka dari itu marilah berfokus pada proses yang baik dan percaya akan hasil yang baik. Hasil yang baik tidak harus selalu terbaik. Terkadang kita mendapatkan yang tidak diharapkan tetapi itu tentunya menjadi hasil yang baik bagi kita, misal untuk belajar lagi atau akan mendapatkan sesuatu yang jauh lebih baik lagi nantinya.
Jadi belajarlah nilai-nilai kehidupan, bukan mengejar nilai-nilai mata pelajaran saja tetapi melupakan proses yang baik untuk menjadi baik. Lebih baik belajar membuang sampah pada tempatnya lebih dahulu daripada belajar berhitung.