Dunia Tak Terlihat

Sebagai seorang yang beragama tentu akan percaya kepada Tuhan yang dinyatakan dalam syahadat. Termasuk agama saya di mana memiliki dua versi syahadat yaitu Syahadat yang singkat dan Syahadat versi panjang.

Di dalam versi panjang, atau yang disebut Nicea-Konstantinopel, bagian awal disebutkan bahwa kita percaya akan satu Allah, Bapa yang maha kuasa pencipta langit dan bumi dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan (Kol 1:16).

Jadi jelas di situ ada sesuatu yang tidak kelihatan yang tentunya mereka juga memiliki dunia sendiri. Mungkin di agama atau kepercayaan yang lain juga memiliki sesuatu yang tidak terlihat atau mungkin yang disebut gaib atau apa saja sebutan yang dipadankan.

Beberapa orang menyebutnya spirit atau roh, pada dasarnya kita hidup berdampingan dengan mereka dan mungkinkah interaksi dua dunia ini bisa dilakukan? Apakah dalam dunia tak terlihat itu seperti dunia kita pada umumnya atau karena sifat dasar manusia akan menilai sesuatu dari apa yang diketahuinya maka bisa jadi proyeksi kita terhadap dunia tak terlihat itu berdasarkan dunia kita, jadi sering orang mempersamakan kondisi di sana.

Bagaimana menurut Anda atau ada yang punya pengalaman dengan dunia tersebut?

Catur

Mengapa olah raga ini kurang populer di Indonesia, padahal banyak dijumpai di pos keamanan/tempat orang nongkrong, (biasanya) ada papan catur.

Mari kita lihat bagaimana India melahirkan juara dunia catur dan juga banyak yang bergelar Grand Master masih sangat muda dan cukup diperhitungkan di dunia percaturan.

Cina juga bisa melahirkan juara dunia catur, kemudian banyak juga pemain mudanya.

Kalau kita lihat potensi kita, seharusnya kita juga mampu menghasilkan juara dunia, dengan materi pemain dan bibit yang tak kalah dengan Cina, India, Amerika, dll.. mungkin satu yang diperlukan dukungan baik dari pihak swasta maupun pemerintah sehingga seperti halnya Badminton dimana posisi kita sangat diperhitungkan.

Semoga Catur akan menemukan dukungannya dalam waktu dekat.