Titik yang Berulang
REDITUS WENING
Dengarkan di Spotify Dengarkan di Apple Music Dengarkan di YouTube Music Tonton album lengkap di YouTube Kanal YouTube Reditus WeningTENTANG ALBUM INI
Lima lagu ini tidak ditulis untuk menjadi karya musik. Semuanya berangkat dari naskah buku Titik yang Berulang, catatan sebuah keluarga yang menghadapi rangkaian kejanggalan yang lama mereka abaikan, sampai akhirnya belajar berdoa, mengampuni, dan memulai pemulihan dari diri sendiri.
Dalam salah satu babnya, keluarga itu bercerita tentang kebiasaan berdoa sambil bernyanyi, meminjam lirik lagu rohani untuk menyuarakan apa yang belum sanggup mereka ucapkan sendiri. Album ini kelanjutan dari kebiasaan tersebut: doa mereka sendiri, kali ini dalam bentuk lagu.
Urutan lagunya mengikuti urutan perjalanan, bukan urutan pembuatan.
LIMA LAGU
1Connecting the Dots
Tahap ketika kejanggalan demi kejanggalan mulai berbaris, dan terlalu banyak untuk disebut kebetulan.
Lirik
Satu demi satu mulai kembali Potongan kisah yang pernah kami abaikan Saat titik-titik itu berbaris rapi Baru kami sadar Kau sedang memanggil
Kini kami melihat terang-Mu Di balik semua yang tak kami mengerti Engkau hadir lewat banyak cara Saat kami hampir kehilangan arah
Kini kami melihat tangan-Mu Menuntun kami pulang perlahan-lahan
Kini kami melihat terang-Mu Di balik semua yang tak kami mengerti Engkau hadir lewat banyak cara Saat kami hampir kehilangan arah
Menuntun kami pulang perlahan-lahan
2Engkau Jangan Takut
Lahir dari titik terendah kami. Satu-satunya lagu di album ini yang juga berisi suara Tuhan kepada manusia.
Lirik
Saat malam turun Hatiku bergetar Langkahku kecil Tapi Kau setia
Aku datang lagi Dengan sisa suara Di tengah gelap ini Kau tetap dekat
Engkau pegang hatiku Saat aku lemah Kau bisikkan damai Di dalam badai
Aku mulai percaya Tak sendiri lagi Nama-Mu jadi kuat Di dalam diriku
Engkau jangan takut Bila engkau kuat Dalam imanmu Engkau akan menemukan AKU
Yesus, Tuhan Allahku Yesus, Tuhan Allahku Engkau akan menemukan AKU Yesus, Tuhan Allahku
Kau sumber harapanku Kau cahaya hidupku Tak ada yang lebih besar Dari kasih-Mu
Biar dunia berguncang Imanku berdiri Sebab aku tahu pasti Kau ada di sini
Engkau jangan takut Bila engkau kuat Dalam imanmu Engkau akan menemukan AKU
Yesus, Tuhan Allahku Yesus, Tuhan Allahku Engkau akan menemukan AKU Yesus, Tuhan Allahku
Engkau jangan takut Bila engkau kuat Dalam imanmu Engkau akan menemukan AKU
3Mulailah dari Diriku
Titik balik album. Pemulihan sebuah keluarga tidak dimulai dari menemukan siapa yang bersalah, tapi dari satu orang yang bersedia diubah lebih dahulu.
Lirik
Aku mencari batu sandunganku Hingga lelah mengejar bayangan Namun Kau ajarkanku perlahan Untuk melihat sanubariku
Mulailah dari diriku Ajarku terlebih dahulu Biar langkah kecil hari ini Menjadi jalan bagi kasih-Mu
Ubah hatiku, Tuhan Jadikan aku alat kasih-Mu Agar keluargaku melihat terang Yang Kau nyalakan dalam diriku
Bukan kuatku yang kubanggakan Bukan benarku yang utama Saat lututku belajar berserah Kau pulihkan rumah yang terluka
Mulailah dari diriku Ajarku terlebih dahulu Biar kata dan perbuatanku Membawa damai di rumahku
Ubah hatiku, Tuhan Jadikan aku alat kasih-Mu Agar keluargaku melihat terang Yang Kau nyalakan dalam diriku
Mulailah dari diriku Jadikan hidupku kesaksian Dalam kasih-Mu aku melangkah Membawa terang bagi keluargaku
4Tinggallah Di Sini
Rumah yang perlahan ditata ulang. Bentuk pemulihan yang paling nyata bukan peristiwa besar, melainkan kebiasaan kecil yang akhirnya kembali.
Lirik
Saat kami hampir menyerah Saat harapan mulai memudar Kau kirim tangan-tangan kasih Menguatkan langkah kami kembali
Tuhan, tinggallah di sini Jadilah pusat hidup kami Karena tanpa kasih-Mu, Tuhan Kami tak mampu berdiri
Ajari kami saling mengampuni Saat jalan terasa kelabu Satukan hati, pulihkan janji Biar kasih-Mu tinggal di kalbu
Tuhan, tinggallah di sini Jadilah pusat hidup kami Karena tanpa kasih-Mu, Tuhan Kami tak mampu berdiri
Tuhan, tinggallah di sini Dalam rumah dan langkah kami Dengan kasih yang tak pernah berhenti Kami berjalan bersama-Mu
Kami berjalan bersama-Mu Kasih-Mu bertahan selamanya
5Titik yang Berulang
Lagu penutup, dan satu-satunya yang berbicara dari posisi sudah mengerti.
Lirik
Rumah yang kami syukuri sebagai berkat, menyimpan kisah yang mendewasakan iman, satu per satu penjelasan dicari, sampai semua terlalu banyak untuk kebetulan.
Titik yang berulang, kini ku mengerti, bukan kebetulan, tapi jalan pulang ke hati, lewat doa dan air mata, belajar mengampuni, waktu-Mu selalu yang terbaik, kupegang sampai nanti.
Bukan lagi mencari siapa yang salah, bukan dendam yang kupelihara, hanya cinta yang tersisa, hanya itu yang kujaga, Kau ajar aku bertahan, Kau ajar aku berserah.
Titik yang berulang, kini ku mengerti, bukan kebetulan, tapi jalan pulang ke hati, lewat doa dan air mata, belajar mengampuni, waktu-Mu selalu yang terbaik, kupegang sampai nanti.
Kau ajar aku bertahan, Kau ajar aku berserah.
SINGLE TERBARU
Selain album, Reditus Wening terus merilis lagu tunggal. Dengarkan di Spotify dan YouTube Music.
Bunda Maria Bunda Tercinta
23 Oktober 2026 · 2 lagu
Bunda Maria Bunda Tercinta
Spotify | YouTube Music
Ave Maria, Bunda Tercinta
Spotify | YouTube Music
Lirik
Bunda Maria, Bunda tercinta Engkau teladan iman dan cinta Dalam hening kau simpan sabda-Nya Setia mengikuti kehendak-Nya
Saat langkahku kehilangan arah Saat hatiku dilanda gelisah Bunda tuntun aku datang pada-Nya Menyerahkan hidup dalam kasih-Nya
Ave Maria, Bunda yang mulia Doakan kami kepada Putra-Mu Bimbing langkah kami dalam percaya Teguhkan hati berharap pada-Nya
Dalam Rosario Aku Percaya
23 Oktober 2026
Lirik
Di setiap butir yang kugenggam Kusampaikan resah dan harapan Saat langkah terasa berat Kau ajarkanku untuk tetap kuat
Bunda Maria, tuntunlah aku Memandang hidup seperti kehendak-Mu Bukan semua harus kupahami Cukup percaya, Kau sertai
Dalam Rosario aku percaya Tuhan punya rencana yang indah Walau jalan belum terlihat Hatiku tak akan menyerah
Dalam Rosario aku dikuatkan Untuk melangkah dan terus berharap Kuserahkan hari esok pada-Nya Sebab kasih-Nya tak pernah berubah
Di setiap Salam Maria Kutitipkan semua yang kucinta Keluarga, mimpi dan pergumulan Kepada-Mu Tuhan, kuserahkan
Bila jawaban belum kunjung datang Ajarkanku tetap tenang Sebab waktu-Mu bukan waktuku Namun selalu yang terbaik bagiku
Dalam Rosario aku percaya Tuhan punya rencana yang indah Walau jalan belum terlihat Hatiku tak akan menyerah
Dalam Rosario aku dikuatkan Untuk melangkah dan terus berharap Kuserahkan hari esok pada-Nya Sebab kasih-Nya tak pernah berubah
Satu butir, satu harapan Satu doa, satu penyerahan Biar air mata menjadi kekuatan Biar iman menuntun perjalanan
Jika gelap menutup pandangan Aku tak berjalan sendirian Bunda menuntun menuju Putra Dan dalam Dia, kutemukan harapan
Dalam Rosario aku percaya Tuhan punya rencana yang indah Hari ini mungkin belum terjawab Namun imanku tetap berharap
Dalam Rosario aku dikuatkan Menyongsong hari yang Kau siapkan Kuserahkan hidupku pada-Mu Percaya rencana-Mu selalu baik
Butir demi butir, kupanjatkan doa Langkah demi langkah, kupercaya Bunda Maria, tuntunlah aku Menuju harapan dalam kasih-Mu
Pelan-pelan Bahagia
16 Oktober 2026
Lirik
Pelan-pelan bahagia, Tak perlu terburu-buru…
Pagi-pagi buka layar, notif datang berkejar Target tinggi di kepala, mimpi harus dikejar Kopi susu di tangan, rapat jalan bergantian Tapi hati berbisik pelan, jangan lupa bahagia
Kadang kita terlalu cepat Sampai lupa menikmati langkah Tarik napas, lihat langit senja Ada cerita di setiap jedanya
Pelan-pelan bahagia Tak perlu terburu-buru Nikmati setiap cerita Yang hadir dalam hidupmu Pelan-pelan bahagia Bukan berarti menyerah Esok kita melangkah lagi Dengan hati yang lebih cerah
Pelan-pelan bahagia… Pelan-pelan bahagia…
Dipilih untuk Melayani
15 Oktober 2026
Lirik
Dipilih untuk Melayani
Pernahkan terlintas di sanubari Kau akan dipilih, bukan diminta Di tengah gentarmu, kau harus berdiri Bersama lingkungan, yg berikan asa
Kau percaya, DIA bersamamu Langkahmu, jadi melaju Kau ketuk, dengan cintamu Kau sapa, dengan kasihmu
Upahmu, besar di Surga Pelayananmu, terlukis selamanya
Dipilih, bukan diminta Dipanggil untuk melayani Dengan rendah hati kubawa Kasih-NYA untuk sesama Di rumah-rumah yang berdekatan Di situlah KAU kudapati GEMBALA BAIK menuntunku Melayani sepenuh hati
Upahmu, besar di Surga Pelayananmu, terlukis selamanya
Dipilih… untuk melayani… Dipilih… bukan diminta… Selamanya… kita satu keluarga… Dalam kasih-NYA… selalu…
Berkat Hari Ini
13 Oktober 2026
Lirik
Bisa tidur nyenyak di malam yang tenang Bisa bangun pagi melihat terang Napas masih ada, hari masih terbuka Ada begitu banyak berkat yang nyata
Terima kasih Tuhan untuk hari ini Untuk setiap berkat yang Kau beri Dengan doa dan usaha kujalani Sambut rezeki hari ini
Apa pun yang nanti akan terjadi Kupercaya Kau menyertai Kuawali langkah dengan penuh syukur Dan menyerahkan hasil pada-Mu
Tak harus menunggu semuanya sempurna Untuk mengucap syukur kepada-Mu Sebab setiap pagi adalah anugerah Kesempatan baru dari-Mu
Terima kasih Tuhan untuk hari ini Untuk setiap berkat yang Kau beri Dengan doa dan usaha kujalani Sambut rezeki hari ini
Apa pun yang nanti akan terjadi Kupercaya Kau menyertai Kuawali langkah dengan penuh syukur Dan menyerahkan hasil pada-Mu
Kuawali langkah dengan penuh syukur Dan menyerahkan hasil pada-Mu
SUARA YANG BUKAN SUARA KAMI
Seluruh lirik di album ini ditulis sendiri oleh Albertus Hendro, dari pengalaman yang tercatat dalam bukunya. Vokal dan aransemennya dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan. Reditus Wening adalah nama proyek musik ini, bukan nama seorang penyanyi.
BUKUNYA
Titik yang Berulang: sebuah catatan keluarga, dari kejanggalan yang diabaikan, menuju pemulihan yang dijalani. Nama dan detail di dalamnya telah disamarkan; buku itu adalah refleksi batin, bukan pernyataan faktual tentang tindakan pihak mana pun.