Dangdut Elektronika

Dangdut is the music of my country” -project pop

Realita yang tidak dapat dipungkiri, dangdut adalah pemersatu bangsa. Diacara kampanye, syukuran atau acara pengumpulan masa lainnya. Dangdut adalah pemersatunya, semua berbaur mau bergoyang.

Duo kreatif asal Jogja menamakan diri Libertaria, beranggotakan Kill The DJ dan Balance, merilis album baru mereka dengan aliran dangdut elektronika. Yang menarik adalah tema lagu-lagu yang diangkat sangat relevan dengan tren sekarang dari digital (ojek/taksi online, citra/image) sampai masalah sosial (politisi serta realita kemiskinan). Kreatif sekali mereka dan lirik yang dipilih tidak lah vulgar (seperti campursari) tapi lebih cenderung cerdas dan kekinian.

Yang menarik bagi saya adalah lagu D.N.A (Dangdut Nang jero Ati – dangdut didalam hati) sangat relevan dengan digital era sekarang ini.

Dulu minyak tanah, sekarang elpiji // Naik ojek taksi pakai aplikasi // Perubahan jaman tak bisa dihindari // Tapi musik Dangdut tak kan pernah terganti! …” D.N.A by Libertaria Music.

Kewer-Kewer
List lagu Libertaria Music

Silakan download secara gratis di libertaria.id

Hidup Dangdut!

Belajar dari MatahariMall.com

“Share what You have then You will have the new one” -NN

MatahariMall (MM) adalah ecommerce marketplace milik salah satu keluarga konglomerat di Indonesia, Lippo Group. MM menjadi begitu populer karena kecepatannya dalam membangun brand awarness serta platformnya. Berikut ini adalah beberapa rangkuman yang didapat dari sharing session CEO MM Hadi Wenas dari beberapa sesi seminar/konferensi.

Budaya Perusahaan. MM sangat percaya bahwa perusahaan startup harus memiliki budaya yang mendukung dalam bekerja. Semboyan yang mereka pilih adalah Bold, Fast and Fun. Bold adalah melakukan sesuatu “secara gila” atau think out of the box. Kreatif adalah energi startup, untuk dapat berlari kencang dibutuhkan energi yang cukup banyak. Fast adalah memutuskan sesuatu secara cepat dan mempunyai target deadline yang cepat. Meeting pagi, duedate Action item di siang. Selain itu auto approval dalam 1×24 jam jika tidak ada e-mail balasan yang menyatakan tidak setuju. Fun adalah darah startup untuk dapat terus hidup. Tantangan keras atas target market/produk menjadi menyenangkan jika darah Fun mengalir didalam tubuh pelakunya.

Ungkit dan sinergi. Jika sudah memiliki brand yang cukup berpengaruh maka pakailah untuk mengungkit brand yang baru. Waktu yang dibutuhkan kian cepat untuk mendapatkan brand awarness. MM meleverage brand Matahari yang mereka punyai dan cukup kuat. Sinergi juga harus dilakukan dilevel grassroot sehingga masing-masing kekuatan distribusi/supplier dapat dipakai untuk mendukung brand yang baru.

Dedicated and experienced team. Untuk dapat berlari kencang, tim yang berdedikasi serta berpengalaman akan mempercepat waktu belajar sehingga akan mempercepat bisnis untuk masuk ke pasar yang diinginkan. Dengan dedikasi tentunya akan membuat tim menjadi lebih solid untuk menjalankan budaya perusahaan demi keberhasilan bersama, untuk memberikan nilai pengembalian investasi yang cepat.

Terlepas dari itu, momentum dan ekosistem pendukungnya juga sedang mempunyai peranan penting dalam menumbuhkan bisnis yang secara fase siklus bisnis yang sedang berkembang.

Kreatif sekali (tapi salah?)

Proses kreatif terlahir karena adanya keinginan untuk mempertanyakan status quo. Seperti yang ditulis dalam buku Borrowing Brilliance, seorang kreatif harus menjadi kritikus dan skeptis terhadap sesuatu hal. Dari sikap skeptis itulah muncul ide-ide yang baru dan biasanya akan bertentangan dengan keadaan yang ada. Serta ditambah dengan kritik, satu ide akan berkembang karena banyak dilihat dan ditantang dari segala segi dari seorang kritikus. Lebih sering kreatif terjadi karena ada usaha pemecahan masalah. Kreatif itu tidak harus selalu baru, tetapi kombinasi dari ide-ide yang telah ada dan dikenal bisa melahirkan ide yang kreatif. Proses Amati, Tiru dan Modifikasi juga merupakan satu proses kreatif.

Going Digital. Dijaman digital seperti sekarang ini, banyak bisnis yang dilahirkan dari proses kreatif. Pada umumnya secara line of business tidak baru, tapi kombinasi media, cara, harga, pemasaran dan positioning menjadikan bisnis online menjadi kreatif. Banyak orang berbondong-bondong memasuki lahan baru. Jual-beli adalah satu kegiatan yang paling mudah dilakukan di dunia digital/online. Dari yang melakukan sendiri atau ikut dalam marketplace. Kemudahan dan investasi yang kecil telah membuat marketplace menjadi pilihan banyak pihak untuk memulai bisnis digital. Banyak persaingan menjadikan penyedia layanan marketplace fokus pada perekrutan merchant untuk menunjukkan bahwa mereka besar, dipercaya banyak pihak sehingga diharapkan menarik banyak pelanggan. Proses perekrutan merchant menjadi kurang detail dan lengkap, cukup memiliki nomor handphone dan e-mail saja cukup. Selama ada rekening bank untuk penyelesaian transaksi, tidak perlu tahu secara fisik merchant tersebut ada dimana.

Kartu Kredit. Salah satu metode pembayaran yang paling nyaman untuk bertransaksi online adalah kartu kredit. Mudah, cepat dan aman. Dengan adanya 3D secure (menggunakan OTP tambahan lewat SMS ketika transaksi online) membuat aman baik bagi penerbit kartu kredit, merchant dan juga nasabah. Ketika SMS sudah menjadi kebutuhan keamanan transaksi, ada satu lubang yaitu pembajakan SIM card. Perusahaan telekomunikasi masih belum ketat dan standard yang berbeda-beda. Ada yang cukup mudah berganti SIM terutama pra-bayar karena validasi data yang terkadang lemah.

Peluang dan kesempatan. Dua hal ini membuat orang-orang makin kreatif untuk membobol kartu kredit melalui online. Setelah gesek tunai (kegiatan belanja menggunakan kartu kredit tetapi mendapatkan tunai bukan barang) secara ketat dimonitor, para pelaku pindah ke media online melalui marketplace. Dengan mengeksploitasi kelemahan verifikasi merchant oleh penyedia marketplace, serta pembajakan SIM membuat transaksi gestun (gesek tunai) berpindah ke ranah online. Pemegang kartu dirugikan dari segi proses fraud yang dilakukan oleh sindikat fraudster dengan gestun online yang legitimate secara transaksi dengan 3D secure. Jadi para fraudster ini makin kreatif tapi di ranah yang salah. Para tim anti fraud penerbit kartu kredit akan sulit melacak pelaku karena memang ada celah sehingga mereka tidak terlacak karena tidak perlu memberikan alamat fisiknya. Proses kreatif itu universal, manusianya lah yang menentukan arah baik atau buruk hasil prosesnya.

Pilih jurusan apa?

Pernahkah kita mendapat pertanyaan “Lebih baik saya pilih jurusan apa nanti kuliah?” dari adik/saudara/teman yang akan masuk ke jenjang perguruan tinggi. Kalau saya ditanya, maka jawaban saya adalah sebagai berikut:

Pilih yang paling disukai. Mengapa saya menjawab begitu? Karena menurut pengalaman saya, kita kuliah itu untuk belajar bernalar dan juga memperluas wawasan. Kecuali kita memang ingin bekerja/berprofesi sama dengan ilmu yang didapat waktu kuliah seperti menjadi dokter (maka harus mengambil jurusan kedokteran), apoteker, atau yang lain. Kalau belum ada gambaran mau berprofesi seperti apa, lebih baik kuliah yang disukai supaya 1) lebih cepat lulus, 2) menikmati proses kuliahnya. Setelah bisa menikmati ilmunya tentu harus mencari ilmu yang lain dari kegiatan unit kemahasiswaan. Biasanya kalau sudah enjoy ilmunya, kuliahnya akan lebih cepat, sehingga hemat waktu 🙂

Network itu penting. Kemudian untuk memilih universitasnya, pastikan memiliki network yang luas dan juga ikatan alumni yang juga kuat. Hal ini diperlukan dikemudian hari ketika akan bekerja, bukan karena KKN (kolusi, korupsi dan nepotisme) tetapi pada dasarnya orang akan lebih klik untuk bekerja dengan orang yang sudah dikenal. Untuk itu sebisa mungkin pilihlah tempat kuliah yang punya network yang kuat dan luas,

Itulah jawaban saya kalau ditanya “pilih jurusan yang mana?”